Setelah sekian lama absen, akhirnya pada tahun 2019 ini Pertiwi Group kembali mengadakan acara Employees Gathering. Acara yang bertajuk “Bersama Kita Bisa” ini  diselenggarakan di Pertiwi Village, Cisarua, Bogor pada tanggal 24-25 Agustus 2019. Acara ini bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi antar unit usaha Pertiwi Group dan juga mengokohkan jalinan komunikasi antar unit-unit kerja di dalamnya.

Gambar 2. Bapak Suharsono Memberikan Welcoming Speech Kepada Para Peser

Gambar 1. Para Peserta Mendengarkan Materi Dengan Seksama

Acara dimulai dengan welcoming speech oleh pendiri Pertiwi Group yakni Bapak Suharsono dan dilanjutkan oleh pembicara sponsor yakni Bapak Agung Setiawan Indra dari Asri Development Group. Setelah itu acara diisi dengan Materi People Skill oleh Ibu  Tuti Indrayani (Ibu Yeni – red). Pada kesempatan ini Ibu Yeni mengelompokkan peserta yang datang dari  seluruh unit kerja di Pertiwi Group menjadi 5 grup berdasarkan kepribadian yang mereka miliki, yaitu Plegmatis, Melankolis, Sanguinis, Koleris dan Campuran.

Gambar 3. Peserta Mengakrabkan Diri Dengan Peserta Lainnya

Keseruan dimulai ketika masing-masing tim diminta membuat yel-yel  dan memecahkan masalah yang diberikan sesuai dengan kepribadian mereka. Ada yang memberikan respon dengan penuh keseriusan namun ada pula yang menambahkan selera humor dalam penyampaiannya. Lalu sesi ini ditutup dengan pengocokan doorprize untuk para karyawan. Oh ya, semuanya ada 80 doorprize yang pembagiannya dilakukan beberapa termin dan semakin ke belakang, doorprizenya makin tinggi nilainya. Semua peserta tentu saja berharap namanya disebutkan di sesi paling terakhir. Sore hari peserta dapat kejutan baru, mereka menginap di villa masing-masing sesuai dengan kepribadian mereka. Terbayang sudah bagaimana para Koleris tinggal bersama-sama!

 

Gambar 4. Bapak Suharsono Memberikan Tausiyah Selepas Shalat Maghrib

Gambar 5. Salah Satu Peserta Sedang Memilih Lauk Makan Malam

Gambar 6. Ibu Yeni Memecah Keheningan Malam Dengan Lagu Yang Ia Bawakan

Malam pun tiba dan acara dilanjutkan dengan solat Maghrib dan Isya berjamaah diselingi tausiyah yang diberikan oleh Bapak Suharsono. Setelah mendapat santapan rohani, alangkah nikmatnya jika dilanjutkan dengan santapan jasmani, maka para peserta diarahkan untuk menikmati santap malam diiringi dengan live music yang vokalnya dibawakan oleh  para karyawan itu sendiri. Setelah puas menikmati hidangan malam, acara dilanjutkan dengan hiburan dari masing-masing grup dan diakhiri dengan nonton bareng film dengan judul “Eddy The Eagle”. Setelah sesi ini selesai, peserta beristirahat di villa masing-masing.

Gambar 7. Peserta Melakukan Senam Bersama

Gambar 8. Peserta Melakukan Game Outbond

Fajar pun menyingsing menghangatkan villa yang pagi itu bersuhu 17 oC. setelah semua grup melaksanakan ibadah subuh berjamaah dan mendengarkan tausiyah dari Bapak Harsono, peserta mengikuti Senam Bersama yang dipandu oleh Ibu Yeni. Setelah menghangatkan diri dari dinginnya udara Cisarua, peserta disuguhi sarapan yang hangat dan pemandangan pagi nan indah. Tidak lama berselang, para panitia menyiapkan game outbond. Disini bisa dilihat kembali perbedaan karakter dalam menentukan permainan tim di tiap ronde game yang disuguhkan. Mulai dari fokus tiap anggota tim, ego keseluruhan tim atau sikap acuh yang dimiliki sebagian anggota tim.

Gambar 9. Penyerahan Doorprize Kepada Salah Satu Peserta

Acara pun mencapai puncaknya tepat di jam 11.00 setelah sebelumnya dijamu makan siang. Para peserta berkumpul di aula untuk mendengarkan pengumuman juara dan pembagian doorprize sesi terakhir. Keriuhan terjadi ketika tim yang digadang-gadang akan juara namun tidak meraih posisi puncak tersebut. Seluruh ruangan dipenuhi sorak sorai dan canda tawa dari kesemua tim termasuk panitia.

Event akbar ini pun akhirnya ditutup dengan pesan pesan yang diberikan oleh Bapak Harsono, Ibu Yeni, Bapak Arif, Bapak Agung dan Ketua Panitia yaitu Ibu Zunengsih. Setelah itu, para peserta kembali ke rumah dengan kenangan baru yang tak terlupakan.

 

“It isn’t a goodbye, just see you later”