Langkah pemerintah membuat kebijakan social distancing atau menjaga jarak antar satu dengan yang lain menjadi hal paling penting dilakukan dalam situasi pandemi Corona atau Covid-19. Untuk itu, beberapa sekolah di Indonesia, menghentikan proses belajar-mengajar tatap muka. Sebagai gantinya, siswa akan belajar di rumah secara online. Kondisi ini diharapkan tidak sampai mematahkan semangat belajar siswa-siswi, karena pendidikan untuk mereka tetap menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan bersama. Melihat kondisi saat ini yang memang bisa dikatakan sangat memprihatikan kenapa? Karena dampak dari adanya covid ini  pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi harus dialihkan ke sistem daring.

Belajar online secara tidak langsung bisa meningkatkan kepercayaan diri anak sebab tak sedikit anak yang merasa takut dan malu untuk menyampaikan pendapat di kelas. Salah satunya karena banyak murid yang memperhatikan mereka berbicara. Namun, dengan kelas online sikap gugup bisa perlahan hilang karena dilatih dengan diskusi tanpa tatap muka.

*Siswa BBC melakukan Belajar Online.

Berbeda dengan kelas biasa, dimana guru hanya akan menerangkan sesuatu dalam satu waktu, belajar di kelas online memudahkan pendidik untuk menyimpan apa yang telah disampaikan. Hal ini tentu memudahkan murid untuk mengulang dan memutar sebanyak apa pun yang mereka mau sehingga saat anak tidak mengerti, ia bisa mendengarkan penjelasan guru terus menerus sampai paham.

Di situasi saat ini yang sedang mewabahnya virus korona di Indonesia maupun Dunia. Para siswa/i BBC sudah kami himbau agar tidak panik, informasi yang valid pun sudah kami berikan melalui isntagram dan fanpage kami. Dalam rangka melindungi diri dan menyebarkan virus ini, BBC pun menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh. PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh pembelajaran) ini kami terapkan agar siswa/i BBC dapat belajar di rumah tanpa harus datang ke BBC. Banyak sekali media yang menarik yang diberikan oleh beberapa guru contohnya mengirim video edukasi, gambar yang menarik, voice note bahkan sampai video call.

 

 

*Kontributor Artikel BBC-ETS Tangerang